Rabu, 29 Oktober 2014

Arti Keluarga...


Keluarga adalah bagian terpenting dan berharga bagi diri saya, lebih penting dan lebih berharga dari setumpuk emas, perak, maupun mutiara. Mengapa? Karena setumpuk emas, perak, maupun mutiara dapat kita cari, tapi sebuah keluarga tidak dapat kita cari dengan mudahnya.
Ya, keluarga tidak dapat dicari karena keluarga adalah suatu anugrah yang diberikan Tuhan kepada kita. Keluarga diberikan Tuhan untuk kita saling mendampingi, untuk kita saling berbagi kasih, untuk kita saling berbagi tawa, untuk kita saling menopang satu dengan yang lainnya.
Saya sangat bersyukur masih memiliki keluarga yang utuh. Memiliki ayah dan ibu yang masih sehat, walaupun umur mereka yang sudah tua. Memiliki seorang kakak yang sudah berkeluarga, dan seorang lagi yang masih belum menikah. Memiliki adik perempuan. Saya tidaklah akur dengan kakak dan adik saya, namun jauh dilubuk hati saya menyayangi semuanya.
Keluarga bagi saya seperti pelabuhan, tempat dimana saya berlabuh apabila saya telah melakukan sederet aktifitas diluar sana. Dengan keluarga saya merasa senang dan bersama keluarga juga saya merasa susah, lebih tepatnya keluarga selalu ada disaat senang terlebih disaat saya susah. Keluarga saya memiliki suatu kebiasaan yaitu berkumpul saat malam hari, ya walaupun sekarang ini kakak pertamaku sudah tidak pernah berkumpul dimalam hari dikarenakan dia telah menikah dan berbeda rumah. Ketika keluarga saya berkumpul, kita bercerita, kita bercanda gurau dan hal-hal lainnya. Saya sangat menyukai saat momen itu terjadi. Karena disaat berkumpul kehangatan terasa. Dan saya merasakan kasih sayang yang berbeda yang tidak dapat diperoleh dari manapun.
Namun nyatanya diluar sana banyak sekali yang lahir tanpa keluarga, ataupun yang tumbuh besar tanpa keluarga. Banyak diluar sana yang sangat ingin memiliki keluarga ataupun ingin merasakan apa itu arti keluarga. Saya turut berduka kepada setiap orang yang hidup tanpa keluarga, dan hal itu membuat saya kembali bersyukur karena saya memiliki keluarga yang masih utuh. Karen saya terlahir dari sebuah keluarga, bertumbuh di sebuah keluarga, ditopang oleh keluarga.
Memiliki keluarga adalah hal terindah bagi saya, mungkin lebih indah dari kilaunya permata. Maka pesan saya kepada kalian yang masih memiliki keluarga terutama yang masih memiliki keluarga yang utuh, “Jangan sia-siakan waktu anda dengan keluarga anda, manfaatkanlah setiap waktu dengan mereka. Karena hanya keluargalah yang paling setia menemani anda disaat senang maupun susah”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar