Keluarga adalah bagian terpenting dan berharga bagi diri
saya, lebih penting dan lebih berharga dari setumpuk emas, perak, maupun
mutiara. Mengapa? Karena setumpuk emas, perak, maupun mutiara dapat kita cari,
tapi sebuah keluarga tidak dapat kita cari dengan mudahnya.
Ya, keluarga tidak dapat dicari karena keluarga adalah suatu
anugrah yang diberikan Tuhan kepada kita. Keluarga diberikan Tuhan untuk kita saling
mendampingi, untuk kita saling berbagi kasih, untuk kita saling berbagi tawa,
untuk kita saling menopang satu dengan yang lainnya.
Saya sangat bersyukur masih memiliki keluarga yang utuh. Memiliki
ayah dan ibu yang masih sehat, walaupun umur mereka yang sudah tua. Memiliki seorang
kakak yang sudah berkeluarga, dan seorang lagi yang masih belum menikah. Memiliki
adik perempuan. Saya tidaklah akur dengan kakak dan adik saya, namun jauh
dilubuk hati saya menyayangi semuanya.
Keluarga bagi saya seperti pelabuhan, tempat dimana saya
berlabuh apabila saya telah melakukan sederet aktifitas diluar sana. Dengan keluarga
saya merasa senang dan bersama keluarga juga saya merasa susah, lebih tepatnya
keluarga selalu ada disaat senang terlebih disaat saya susah. Keluarga saya
memiliki suatu kebiasaan yaitu berkumpul saat malam hari, ya walaupun sekarang
ini kakak pertamaku sudah tidak pernah berkumpul dimalam hari dikarenakan dia
telah menikah dan berbeda rumah. Ketika keluarga saya berkumpul, kita
bercerita, kita bercanda gurau dan hal-hal lainnya. Saya sangat menyukai saat
momen itu terjadi. Karena disaat berkumpul kehangatan terasa. Dan saya merasakan
kasih sayang yang berbeda yang tidak dapat diperoleh dari manapun.
Namun nyatanya diluar sana banyak sekali yang lahir tanpa
keluarga, ataupun yang tumbuh besar tanpa keluarga. Banyak diluar sana yang
sangat ingin memiliki keluarga ataupun ingin merasakan apa itu arti keluarga. Saya
turut berduka kepada setiap orang yang hidup tanpa keluarga, dan hal itu membuat
saya kembali bersyukur karena saya memiliki keluarga yang masih utuh. Karen saya
terlahir dari sebuah keluarga, bertumbuh di sebuah keluarga, ditopang oleh
keluarga.
Memiliki keluarga adalah hal terindah bagi saya, mungkin lebih
indah dari kilaunya permata. Maka pesan saya kepada kalian yang masih memiliki
keluarga terutama yang masih memiliki keluarga yang utuh, “Jangan sia-siakan waktu anda dengan keluarga anda, manfaatkanlah
setiap waktu dengan mereka. Karena hanya keluargalah yang paling setia menemani
anda disaat senang maupun susah”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar